FADHILLAH DAN KEUTAMAAN SURAT AL FATIHAH
1.Bismillahir
rahmanir rahim
2.Al
Hamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin
3.Ar
Rahmaanir rahiim
4.Maaliki
yaumid diin
5.Iyyaaka
na’budu wa iyyaaka nasta’iin
6.Ihdinash
shiraathal mustaqiim
7.shiraathal
ladziina an’amta alaihim ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladdhaalliin
Artinya:
1.Dengan
nama ALLAH yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
2.Segala
Puji Bagi ALLAH,Tuhan Semesta alam
3.Maha
Pengasih Lagi Maha Penyayang
4.Yang
menguasai hari pembalasan
5.Hanya
Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan
6.Tunjukilah
kami jalan yang lurus(benar)
7.Jalan
orang- orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka,bukan (jalan)
mereka yang di murkai dan bukan (jalan) mereka yang sesat.
Mengenai keutamaan surat Al Fatihah Nabi
Muhammad saw telah bersabda:
“Faatihatul kitaabi syifaaun min kulli
daain”
Artinya:
“Faatihatul
Kitab (Surat Al Fatihah) itu adalah obat dari segala penyakit”
(HR. Al Baihaqi dari Abdul Malik bin
Umair)
“Faatihatul kitabi syifaaun minas sammi”
Artinya:
“Fatihatul
Kitab (Surat Al Fatihah) itu adalah obat dari segala racun”
(HR. Said bin Manshur Al Baihaqi)
Dari
hadis di atas, maka dapatlah di pastikan bahwa di dalam surat Al Fatihah
terkandung maziyyah (keistimewaan) yang banyak sekali.
Fadhillah
surat Al Fatihah di antaranya:
1.Untuk menghilangkan sifat lupa
Caranya:
Tulislah
surat Al Fatihah pada tempat minum anda (cangkit/gelas) yang bersih lagi suci.
Kemudian tuangkan air ke dalamnya agar tulisan itu terhapus dan minumlah air
itu. Lakukanlah berkali-kali, InsyaALLAH usaha ini akan berhasil bila di
lakukan dengan ikhlas dan penuh kesabaran dan bertawaqal kepada ALLAH SWT.
2.Untuk Penyembuhan Segala Penyakit
Caranya:
a.Ambilah
seember air. Kemudian bacalah surat Al Fatihah pada air itu sebanyak 40 kali. Basuh
kedua tangan,kedua kaki,muka,kepala,dan seluruh anggota badan sampai rata
dengan air itu. InsyaALLAH dengan cara ini ALLAH akan memberikan kesembuhan
bila di lakukan dengan ikhlas dan penuh keyakinan bahwa hanya ALLAH yang Maha
penyembuh dari segala penyakit.
3.Untuk Penyembuhan Penyakit Mata
Caranya:
Bacalah
surat Al Fatihah sebanyak 41 kali setelah sholat subuh dan sebutkan nama orang
yang sakit mata tersebut. Kemudian usaplah mata yang sakit dengan sedikit air
ludah setelah membacanya. Insya ALLAH akan cepat sembuh dengan Rahmat dari
ALLAH dan berkah surat Al Fatihah.
4.Untuk Penawar Racun Kalajengking
Caranya:
Isilah
gelas/cangkir dengan sedikit air dan campur dengan sedikit garam. Kemudian
bacakan surat Al Fatihah sebanyak 7 kali pada air yang ada di gelas/cangkir
itu. Minumkanlah air itu pada orang yang tersengat kalajengking atau yang
sejenisnya dan tekan luka yang terkena sengatan sampai keluar darahnya,
kemudian usapkan air itu pada lukanya. Insya ALLAH dengan cara ini racun yang
ada di bekas sengatan akan tawar dan lukanya akan cepat sembuh dengan Izin dan
Rahmat dari ALLAH SWT.
5.Untuk menyembuhkan penyakit panas atau
penyakit perut
Caranya:
Ambilah
segelas air,kemudian bacalah lafal di bawah ini
“Allaahummaa innahu balaghaanii ‘an
nabiyyika wa rasuulika Muhammadin shallaahu ‘alaihi wa sallama annahu qaala: Al
Faatihatu li maa quriat lahu: Bismillahir rahmaanir rahiim.
Alhadulillahi Rabbil ‘aalamiin.
Arrahmaanir rahiim.
Maalikiyaumid diin.
Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’aiin.
Ihdinash shiraathal mustaqiim.
Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim
ghairil maghduubi ‘alaihim waladdhaalliin.
Aamiiin.”
Setelah
membaca kemudian tiuplah air yang ada dalam gelas itu,dan minumkanlah pada
orang yang sakit perut. Insya ALLAH akan segera sembuh. Lakukan dengan ikhlas
dan penuh keyakinan pada ALLAH SWT.
6.Cara penyembuhan lain dengan surat Al
Fatihah
Caranya:
Letakkan
tangan pada bagian tubuh yang sakit sambil membaca surat Al Fatihah
kemudian
di sambung dengan doa di bawah ini di baca 7 kali.
1.Untuk
diri sendiri
“Allaahummaa adzhib ‘annii suua maa
ajidu wa fuhsyahu bi da’wati nabiyyikal amiinil makiini ‘indaka”
2.Untuk
orang lain
“Allaahummaa adzhib ‘anhu (untuk wanita
di ganti ‘anha) suua maa yajidu (untuk wanita di ganti tajidu) wa fuhsyahu bi
da’wati nabiyyikal amiinil makiini ’indaka”
Artinya:
“Ya
ALLAH,hilangkanlah dariku kejelekan sesuatu yang telah aku alami serta
kekejiannya,dengan doa Nabi-Mu yang terpercaya lagi sangat teguh pendirian
terhadap-Mu.
Insya
ALLAH dengan cara ini penyakit anda akan segera sembuh.
Menurut
Ibnul Qayyim Al Jauzi, Al Qur’an khususnya surat Al Fatiha dapat mengobati
penyakit jasmani dan rohani. Sebagaimana di jelaskan dalam hadis yang di
riwayatkan oleh: Imam Bukhari dan Abu
Sa’id Al Khudri ra
“Kunna fii masiirin lanaa fa nazalnaa
fajaa at jaariyatun faqaalat innaa sayyidal hayyi saliimun wa inna nafaranaa
ghaybun fa hal minkum raaqin.
Faqaama ma’ahaa rajulun maa kunnaa
na’binuhu bi ruqyatin fa raqaahu fa baria.
Fa amara lahuu bi tsalaatsiina syaatan
wasaqaanaa labanan fa lammaa raja’a qulna lahuu a kunta tuhsinu ruqyatan au
kunta tarqii.
Qaala laa maa raqaitu illaa bi ummil
kitaabi qulna laa tuhadditsuu syaian hatta na’tiiya wa nas ala rasuulallaahi.
Fa lammaa qadimnal madiinata dzakarnaahu
linnabiyyi.
Fa qaala: Wamaa kaana yudriihi innahaa
ruqyatun.
Iqsimuu wadhribuu lii bi sahmin.”
Artinya:
“Pada
suatu hari kami bersama-sama dalam perjalanan. Kami bertempat di suatu dusun.
Tiba-tiba datang seorang budak perempuan seraya berkata: “Sesungguhnya pemimpin
desa ini sakit dan tidak seorangpun di antara kami yang dapat mengobatinya?
Lalu salah seorang dari rombongan kami berdiri dan mengikuti budak tadi. Kami
tidak mengira yang ia dapat menjadi dukun. Orang yang sakit itu lalu di
mantrainya dan sembuhlah. Kepadanya di beri 30 ekor kambing dan kepada kami di
suguhkan susu. Ketika dia kembali kami bertanya, “Apakah kamu membolehkan
mantera,dan apakah kamu tukang mantera? Ia lalu menjawab “Tidak,saya bukan ahli
mantera,tetapi saya hanya membacakan Ummul Kitab (Surat Al Fatihah).” Kami
katakan,”Kejadian ini jangan di kabarkan kepada siapapun sebelum kita tanyakan
kepada Rasulullah SAW lebih dahulu.” Setelah kami sampai di Madinah,kami datang
kepada Rasulullah SAW. Beliau bersabda, “Siapa tahu bahwa itu (Surat Al
Fatihah) adalah mantera (obat),bagilah hadiah itu dan berikan saya sebagian
darinya.”
Firman
ALLAH dalam surat Al Israa ayat 82
“Wa nunazzilu minal qur’aani maa huwa
syifaaun wa rahmatul lil mukminiinna wa laa yaziidudz dzaalimiina illaa
khasaaraa.”
Artinya:
“Dan
kami turunkan Al Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi
orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang
yang zalim selain kerugian.”
Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan menambah ketaqwaan kita pada ALLAH SWT.
No comments:
Post a Comment